Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

PCNU Apresiasi Polresta Cirebon dalam Penyelidikan Kasus Pimpinan DPRD Cirebon

PCNU Apresiasi Polresta Cirebon dalam Penyelidikan Kasus Ketua DPRD Cirebon

Page Visited: 3290
Read Time:1 Minute, 21 Second

POLRESTA CIREBON BERIKAN SURAT PERINTAH PENYELIDIKAN LAPORAN, PCNU APRESIASI DAN TEGASKAN PROSES HUKUM KETUA DPRD BERLANJUT

SENIN, 13 JULI 2020. Utusan resmi PCNU Kota Cirebon mendatangi kembali Polresta Cirebon dalam rangka monitoring perkembangan pelaporan kasus penghapusan kata khilafah saat pembacaan ikrar setia pada Pancasila di Gedung Dewan 6 Juli lalu.

Dalam pertemuan siang tadi, Sekretaris PCNU Bambang Wirawan, Ketua Lakpesdam Kang Ibas Ide Bagus Arief Setiawan, Ketua Lesbumi Kang Ifull Azka Zulkifli serta Kang Roni ditemui langsung oleh Kasat Reskrim AKP Deny S dan berbincang mengenai kasus yang viral dan menyita perhatian nasional itu.

Baca juga : Khilafatul Muslimin VS Hizbut Tahrir Indonesia

Kapolresta dan PCNU kota Cirebon memiliki komitmen sama untuk membentengi kota Cirebon dari gerakan khilafah transnasional yang merongrong Pancasila.

Sebab HTI dan gerakan khilafah dinyatakan terlarang di Indonesia berdasarkan Keputusan Mahkamah Agung No: 27 k/TUN/2019. Jadi tindakan menghapus dan tidak menyebutkan khilafah sebagai ideologi terlarang dikategorikan acaman melawan ideologi negara.

Baca Juga :  Hubbul Wathon Minal Iman, Cinta Tanah Air Bagian dari Iman

Pada kesempatan tersebut PCNU memberikan masukan mengenai kemungkinan penggunaan Pasal 107b UU No 27/1999 untuk para terlapor serta memberikan alat bukti baru yang memperkuat laporan tanggal 10 Juli 2020 lalu.

Baca juga : Hukuman Bagi ASN Terlibat Ideologi Khilafah Akan Diberhentikan Tidak Hormat

PCNU mengucapkan terimakasih kepada Kapolresta yang telah bekerja cepat dan memberi informasi perkembangan laporan dalam Surat Perintah Penyelidikan bernomor B/365/VII/2020/Reskrim.

Ini adalah bukti kemitraan antara Polri dan NU dalam menjaga NKRI. Semoga hukum tetap ditegakkan tanpa pandang bulu. Terkahir kita meminta Kapolresta untuk menyelidiki hingga tuntas tanpa kompromi, dengan alasan apapun, karena khilafah adalah musuh negara dan Pancasila. (qa/AS/ummatina)

Sumber: Polisi Mulai Lakukan Penyelidikan Kasus Penghapusan Kata Khilafah

Bagikan ini :