Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Buntut Insiden Penghilangan Kata Khilafah, PCNU Kota Cirebon Laporkan Pimpinan DPRD ke polisi

PCNU Kota Cirebon Laporkan Ketua DPRD, Buntut Penghapusan Khilafah

Page Visited: 2410
Read Time:1 Minute, 14 Second

Buntut Insiden Penghilangan Kata Khilafah, PCNU Kota Cirebon Laporkan Pimpinan DPRD ke polisi …..

PCNU Kota Cirebon meminta polisi menyelidi secara tuntas insiden penghapusan kata Khilafah oleh Pimpinan DPRD Kota Cirebon ketika membacakan sumpah bersama dengan massa demonstran penolakan RUU HIP di Gedung DPRD beberapa waktu lalu.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Cirebon Kiai M. Yusuf, SE melalui Ketua Lakpesdam NU Kota Cirebon Ibas mengatakan, insiden tersebut bukan hal yang biasa. Ini luar biasa, karena ini mempunyai efek yang luas yang dapat menciderai nama baik Kota Cirebon.

“Tadi sore kami sudah melaporkan unsur pimpinan DPRD Kota Cirebon ke Polres Cirebon Kota, karena ini sudah menodai Kota Cirebon,” ujarnya kepada awak media, Jum’at (10/7/20) malam.

Baca juga : Penghapusan Kata “Khilafah” dalam Deklarasi Penolakan RUU HIP di Cirebon Berbuntut Panjang

Lebih lanjut, Ibas mengatakan PCNU Kota Cirebon akan melakukan audensi dengan dewan kehormatan DPRD Kota Cirebo dan mengirimkan surat ke Polda Jabar maupun Mabes Polri, terkait kejadian tersebut.

Baca Juga :  Penjelasan Wapres KH Ma'ruf Amin Soal Larangan Paham Khilafah di Indonesia

“Saya kira yang dilakukan pimpinan DPRD Kota Cirebon, seakan – akan membuat masyarakat Kota Cirebon justru menerima khilafah,” ujarnya

Sikap tegas yang diambil PCNU Kota Cirebon, lantaran video pembacaan ikrar setia Pancasila viral diberbagai media sosial.

Baca juga : Jejak Muslimah HTI di Balik Insiden Penghapusan Kata Khilafah di DPRD Kota Cirebon

“Ini peristiwa hukum dan harus diselesaikan secara hukum, NU mempertayakan kapasitas ketua maupun pimpinan DPRD Kota Cirebon, masa gak mengerti Khilafah sudah dilarang, kita menunggu keputusan internal DPRD apakah mau dipimpin oleh orang yang tidak mempunyai kapasitas,” pungkasnya. (qa/ummatina)

Bagikan ini :