Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Kisah Dukun-dukun Peru Adu Kesaktian di Pilpres AS

Pilpres AS: Momen di Mana Dukun-dukun Peru Adu Kesaktian

Page Visited: 596
Read Time:1 Minute, 27 Second

Kisah Dukun-dukun Peru Adu Kesaktian di Pilpres AS, Dukun Senior Dukung Trump

LIMA – Besama asap dupa, bunga, dan foto Donald Trump dan Joe Biden, sejumlah dukun Peru melakukan ritual leluhur untuk pemilihan Amerika Serikat (AS).

Sambil menyanyikan dan meniup instrumen cangkang Andes tradisional, para dukun yang mengenakan pakaian warna-warni itu menyerukan “Pachamama”, atau ibu bumi, agar pemungutan suara di AS berlangsung aman dan damai, tanpa serangan atau sihir apa pun di antara para peserta Pilpres.

Guru dukun, Ana María Simeón, selama ritual yang diadakan di sebuah ruangan remang-remang di sebuah bangunan tua di pusat kota Lima, mengaku mendukung Biden. Dia mengatakan, Joe Biden telah mengalami serangan magis.

“Itulah sebabnya kami membersihkannya, kami telah melihat bahwa mereka menyerangnya dengan sihir, dengan boneka hitam, dengan boneka voodoo mereka membayangi untuk mengeluarkannya,” ucap Ana, seperti dikutip dari Reuters.

Selama berlangsungnya ritual, para dukun, yang sebagian mengenakan ponco dan jubah Andes, menggosok tanaman obat, buah-buahan, dan bahkan ular hidup pada foto peserta Pilpres, Biden dan Trump.

Baca Juga :  PCINU China: Isu Penghancuran Masjid di Xinjiang Belum Jelas Kebenarannya

Berbeda dengan Ana, Pablo Torres, yang merupakan salah satu dukun senior di Peru menyatakan dukungannya pada Trump. Torres mengatakan, dia akan turut membantu Trump untuk bisa memenangkan pemilihan umum presiden AS dengan kemampuan ilmu gaib yang dia miliki.

“Energi yang bagus untuk Tuan Donald Trump. Mengapa? Karena dia pantas. Dia butuh energi yang bagus, getaran yang baik dari para pengikutnya. Kami adalah pendukung pria itu. Dia akan menang; dia adalah seorang pemenang,” ungkapnya semangat.

Menurut hasil jajak pendapat Reuters/Ipsos pada pertengahan September 2020, Joe Biden memimpin atas Donald Trump secara nasional di antara kemungkinan pemilih AS dengan 9 poin persentase, dengan 50 persen dari kemungkinan pemilih berencana untuk memberikan suara kepada Biden, sementara 41% melakukan hal yang sama untuk Trump. (qa)

Bagikan ini :