Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Prediksi Menlu Iran: Trump Bisa Menang Lagi di Pemilu AS

Prediksi Menlu Iran: Trump Bisa Menang Lagi di Pemilu AS

Page Visited: 89
Read Time:1 Minute, 13 Second

TEHERAN – Mohammad Javad Zarif, seorang Menteri Luar Negeri Iran menyebutkan prediksinya, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump masih memiliki kesempatan bagus untuk terpilih lagi sebagai presiden AS berkat basis dukungan untuknya yang kuat. Walaupun trend dukungan kepadanya menurun dalam beberapa bulan terakhir.

Bac juga : Kenapa Sistem Pemerintahan Nabi Muhammad Haram Ditiru Ummatnya?

Pemilu AS dijadwalkan akan berlangsung November Tahun 2020 ini.

“Kesalahan paling besar dalam ilmu manusia adalah memprediksi, terutama dalam kondisi yang cair dan suram. Tetapi, izinkan saya mengatakan prediksi bahwa peluang terpilihnya kembali Trump masih lebih dari 50 persen. Tentu saja peluangnya menurun drastis dibandingkan empat hingga lima bulan lalu,” ujar Zarif.

“Trump memiliki basis 30-35 persen yang belum bergerak dan, selama basis ini tidak bergerak, masih ada kemungkinan terpilih lagi,” sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (14/6/2020).

Baca juga; Kemungkinan Arab Saudi Membuka Pintu bagi Jamaah Haji Tahun Ini

Sebelumnya Trump mengatakan awal bulan ini, bahwa para pemimpin Iran akan salah jika mereka mengharapkan kekalahannya dalam pemilihan November yang akan datang. Jajak pendapat yang dilaksanakan baru-baru ini memperlihatkan bahwa Trump kalah dari Joe Biden.

Baca Juga :  Laporan Terkini Penyebaran Covid-19 di Seluruh Dunia

Zarif di kesempatan yang sama kemudian mengatakan bahwa Trump sendiri kemungkinan telah mencapai kesimpulan bahwa kebijakannya terkait “tekanan maksimum” terhadap Iran telah menemui kegagalan.

“Saya tidak berpikir Trump percaya lagi dalam pembicaraan bahwa Iran akan runtuh. Tapi dia terus mengulangi kesalahannya. Tampaknya mereka (pejabat AS) tahu bahwa mereka telah melakukan kesalahan tetapi tidak tahu bagaimana cara memperbaikinya,” ujar Mohammad Javad Zarif. (qa)

Bagikan ini :