Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

PROPAGANDA SEMU KHILAFAH, MASYARAKAT DIHIMBAU WASPADA AGAR TIDAK TERTIPU

PROPAGANDA SEMU KHILAFAH, MASYARAKAT DIHIMBAU WASPADA AGAR TIDAK TERTIPU

Page Visited: 133
Read Time:1 Minute, 29 Second

Usaha untuk mempromosikan ideologi khilafah yang sering disuarakan oleh orang-orang dari eks HTI adalah propaganda seperti ini: Saatnya kembali pada fitrah, kembali pada sistem Islam yang solutif. Hanya sistem Islam yang mampu menjadikan negeri ini memiliki ketahanan pangan yang kuat. Itu jika sistem Islam diterapkan secara kafah dalam bingkai khilafah.

Padahal kenyataannya negara Indonesia tercinta sekarang ini sudah menjalankan sistem Islam, hanya saja dalam praktiknya tidak diklaim sebagai sistem Islam. Hanya nilai-nilai Islam sangat terasa dalam praktik keseharian, baik itu di tengah masyarakat ataupun dalam pemerintahan, semua bisa didapati bersumber dari ajaran Islam.

Baca juga : Bohong! Khilafah Menjaga Kerukunan Umat Beragama

Contohnya, sekarang ini sudah banyak sekali bank syari’ah, pegadaian syari’ah, dll. Juga dalam sistem kenegaraan kita ada DPR, MPR, Presiden, dll, yang kesemuanya ini pada hakekatnya bersumber dari ajaran Islam. Semuanya dulu dibentuk diupayakan oleh para pendahulu bangsa dengan rujukan kepada ajaran Islam. Dan ini dinamis karena terus diupayakan perbaikannya oleh para generasi penerus agar sistem kenegaraan kita terus menerus menjadi lebih baik lagi, tentu tetap dalam bingkai NKRI. Bukan negara Khilafah, karena NKRI harga mati.

Baca Juga :  Semangat Nasionalisme Tangkal Propaganda Khilafah

Lalu para pengusung khilafah itu menyerukan untuk kembali kepada fitrah, fitrah macam apa lagi? Bahkan sampai sekarang pun mereka belum bisa menunjukkan sistem baku dari pemerintahan khilafah. Bagaimana mereka akan menjalankan sistem kenegaraan yang sekarang sedang gencar mereka promosikan? Ini adalah promosi penipuan, propaganda mereka adalah propaganda semu, alias tidak jelas.

Baca juga : Propaganda HTI Masih Aktif Meskipun Sudah Menjadi Ormas Terlarang

Seandainya tiba-tiba mereka benar-benar berhasil mendirikan negara khilafah betapa bingungnya mereka dalam menjalankan sistem pemerintahan. Mereka akan kacau sendiri dan tumpang tindih dengan kepentingan masing-masing kelompok di antara mereka. Bisa-bisa mereka terbawa arus dalam tindakan arogansi dan kekejaman sebagaimana negara khilafah ISIS yang arogan, bengis dan kejam. Na’dzubillah mindzaalik! (qa/ummatina)

Bagikan ini :

Mungkin Luput dari Anda