Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Rusia Tidak Takut Lagi Sanksi AS, Sudah Terbiasa Dijatuhi Sanksi AS

Rusia Tidak Takut Lagi Sanksi AS, Sudah Terbiasa Dijatuhi Sanksi AS

Page Visited: 820
Read Time:1 Minute, 17 Second

Rusia Menjadi target Sanksi AS karena Membuat Kesepakatan Pembelian Senjata dengan Iran

MOSKOW – Sergei Ryabkov, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, mengatakan Moskow tidak takut akan kemungkinan sanksi Amerika Serikat (AS). Rusia menjadi target sanksi AS karena membuat kesepakatan pembelian senjata dengan Iran.

Dikatakan Ryabkov bahwa Rusia sudah sering dijatuhi sanksi oleh AS. Maka dari itu, Moskow sudah terbiasa dan tidak takut lagi dengan sanksi yang kemungkinan akan dijatuhkan lagi oleh Washington.

“Kami tidak takut dengan sanksi AS, kami sudah terbiasa dengan sanksi itu,” kata wakil dari Sergei Lavrov tersebut dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Tass pada Kamis (21/8/2020).

“Itu tidak akan mempengaruhi kebijakan kami dengan cara apapun. Kerja sama kami dengan Iran memiliki banyak segi, kerja sama pertahanan akan berkembang tergantung pada kebutuhan kedua negara dan kemauan bersama,” sambungnya.

Pernyataan Ryabkov datang tidak lama setelah Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengatakan bahwa sanksi PBB terhadap Iran mulai kembali berlaku. Dia mengatakan, AS siap untuk menghukum negara-negara yang menentang sanksi tersebut.

Baca Juga :  Trending Tagar #PecatTengkuzulDariMUI, Desak MUI Pecat Tengku Zul

“AS tidak akan ragu-ragu untuk menegakkan sanksi kami dan mengharapkan semua negara anggota untuk sepenuhnya mematuhi kewajiban mereka di bawah pembatasan yang diberlakukan kembali ini,” ucap Pompeo.

Terkait ini, Menteri Luar Negeri Uni Eropa (UE), Josep Borrell mengatakan bahwa Washington tidak dapat secara sepihak memulihkan sanksi internasional terhadap Teheran.

Selain itu, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres mengatakan kepada Dewan Keamanan (DK) bahwa dia tidak dapat mengambil tindakan apapun atas deklarasi AS, bahwa semua sanksi PBB terhadap Iran telah diberlakukan kembali. Ini karena tampaknya akan ada ketidakpastian tentang masalah tersebut. (qa)

Bagikan ini :