Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Seekor Ulat Berdzikir dalam Kisah Nabi Dawud AS

Seekor Ulat Berdzikir dalam Kisah Nabi Dawud AS

Page Visited: 114
Read Time:1 Minute, 36 Second

Ini sepenggal Kisah Nabi Daud dan seekor Ulat yang berdzikir. Nabi Daud as terkenal sebagai sosok panutan yang disiplin. Dia membagi waktu kesehariannya menjadi empat bagian. Yaitu untuk mengkaji ilmu bersama Bani Israil, untuk beribadah kepada Allah di mihrab, untuk pengadilan, dan untuk berkumpul bersama keluarga.

Nabi Daud as juga dikenal sebagai nabi dengan suaranya yang merdu. Jika beliau sedang berdzikr atau sedang melantunkan Zabur, terkadang burung-burung dan gunung-gunung turut berdzikr pula bersama beliau. Suatu hari beliau sedang duduk di mushalla sambil menelaah Zabur, tiba-tiba terlihat seekor ulat merah melintas di tanah.

Dalam hatinnya, Nabi Dawud as berkata kepada dirinya sendiri, “Apa yang dikehendaki Allah dengan ulat ini?”

Ternyata Allah memberikan “izin” kepada ulat tersebut bisa berbicara dengan bahasa manusia, untuk menjelaskan keberadaannya di dunia ini kepada Nabi Daud as.

Baca juga : 13 Hoax Tengku Zulkarnaen Paling Populer di Medsos

Ulat tersebut berkata: “Wahai Nabiyallah.., apabila siang datang, Allah mengilhamkan kepadaku untuk membaca: Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaaha illallah wallaahu akbar, sebanyak seribu kali. Dan jika malam datang, Allah mengilhamkan kepadaku untuk membaca: Allahumma shalli ‘alaa Muhammad an nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallam, sebanyak seribu kali.…”

Baca Juga :  Pembikin Hoax Akan Dapat Dosa Sampai Hari Kiamat, Awas!

Nabi Daud terpana saking kagetnya dengan ucapan ulat tersebut. Sang ulat pun berkata lagi, “Lalu engkau, wahai Nabiyallah, apa yang akan engkau nasehatkan agar aku memperoleh faedah darimu…?”

Nabi Daud menyesal telah meremehkan keberadaan ulat yang tampak remeh tersebut. Kemudian Nabi Dawud menangis penuh rasa takut kepada Allah, bertobat meminta ampunan dan berserah diri kepada Allah.

Baca juga : Hoax !!! Garam Dapur Bisa Bunuh Virus Corona dan Atasi Batuk

Dari sekelumit cerita dalam kisah Nabi Dawud tersebut, kita bisa lebih mawas diri dan berusaha menanamkan nilai-nilai agama terutama terkait akhlak kita. Kita juga mengambil pelajaran bahwa Islam merupakan agama yang toleran dan tak pernah memandang rendah makhluk lain.

Dan segala sesuatu yang telah diciptakan Allah pasti ada manfaatnya, walaupun hanya seekor ulat. (qa/ummatina)

Bagikan ini :