Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Seluruh Sekolah di Seoul Ditutup karena Virus Corona Mewabah Lagi

Seluruh Sekolah di Seoul Ditutup karena Virus Corona Mewabah Lagi

Page Visited: 1137
Read Time:1 Minute, 39 Second

Hadapi Virus Corona Bangkit Kembali, Korea Selatan Tutup Seluruh Sekolah di Seoul

SEOUL – Korea Selatan (Korsel) menerapkan kebijakan semua sekolah dan taman kanak-kanak di wilayah Seoul harus ditutup. Seoul ibukota Kore Selatan merupakan rumah bagi setengah dari 52 juta populasi di negara itu. Kebijakan untuk beralih ke kelas online dianggap langkah tepat saat mereka memerangi beberapa cluster virus Corona.

Pendekatan “lacak, uji, dan obati” negara itu untuk membatasi penyebaran virus sudah dianggap sebagai model global, tetapi sekarang mencoba cara untuk menahan beberapa wabah, sebagian besar terkait dengan gereja-gereja Protestan.

Korea Selatan melaporkan 280 infeksi baru pada hari Selasa (25/8/2020), menjadikan total infeksi di negara itu berjumlah 17.945 kasus.

Angka-angka ini rendah dalam persepsi global tetapi mewakili peningkatan tiga digit hari ke-12 berturut-turut di Korsel setelah beberapa minggu dengan angka-angka umumnya pada usia 30-an dan 40-an.

Sebagian besar kasus terbaru telah berpusat di wilayah Seoul yang lebih besar yang menyumbang setengah populasi negara itu.

Baca Juga :  Laporan Terkini Penyebaran Covid-19 di Seluruh Dunia

Pihak berwenang sekarang berjuang untuk memperketat aturan jarak sosial dan mengatakan bahwa sekolah serta taman kanak-kanak di Seoul, Incheon, dan provinsi tetangga Gyeonggi akan beralih ke kelas online dari Rabu hingga 11 September.

“Kemunculan infeksi massal yang mengkhawatirkan sejak Agustus meningkat sebagai infeksi pada siswa dan anggota staf kami,” kata Menteri Pendidikan Korsel Yoo Eun-hae kepada wartawan.

“Hampir 200 siswa dan staf sekolah telah terinfeksi virus dalam dua minggu terakhir,” ungkapnya sebagaimana dikutip dari France24.

Meski begitu ia mengatakan bahwa satu-satunya pengecualian adalah siswa senior di tahun terakhir sekolah menengah mereka, yang akan mengikuti ujian masuk universitas penting pada awal Desember.

Pembatasan penyebaran virus diperketat di wilayah Seoul minggu lalu dan selanjutnya diperluas ke seluruh negara pada hari Minggu.

Langkah-langkah tersebut termasuk pembatasan pertemuan besar seperti layanan keagamaan dan penutupan klub malam, bar karaoke, dan warnet.

Pihak berwenang telah memperingatkan aturan menjaga jarak sosial yang lebih ketat – yang akan mencakup penutupan bisnis – jika jumlah kasus baru terus bertambah dengan cepat. (qa/ummatina)

Bagikan ini :