Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Serang Bus Penumpang, 3 Teroris Dihabisi Tentara Suriah di Deir Ezzor Badia

Serang Bus Penumpang, 3 Teroris Dihabisi Tentara Suriah di Deir Ezzor Badia

Page Visited: 40260
Read Time:1 Minute, 50 Second

Tentara Suriah Habisi 3 teroris di Deir Ezzor Badia yang menyerang bus penumpang

Deir Ezzor – Satuan Tentara Arab Suriah (SAA) pada hari Kamis 28/1/2021, telah melenyapkan sekelompok teroris di Deir Ezzor Badia yang menyerang bus penumpang selama periode terakhir dan menghancurkan SUV mereka yang dilengkapi dengan senapan mesin.

Wartawan SANA mengatakan, pasukan SAA Angkatan Darat tetap melanjutkan operasinya dalam mengejar kelompok teroris yang menyerang bus penumpang selama ini, dan berhasil melenyapkan 3 kelompok teroris tersebut.

Baca juga: Fakta Sebenarnya Konflik Suriah yang Disembunyikan Media Radikal

Reporter tersebut mencatat bahwa operasi tersebut mengakibatkan penghancuran sebuah SUV yang dilengkapi dengan senapan mesin dan menemukan salah satu tempat persembunyian teroris.

Satuan Tentara Arab Suriah yang beroperasi di Deir Ezzor telah menewaskan delapan teroris dari kelompok teroris yang menyerang sarana transportasi beberapa hari lalu di daerah Kabajib di Desa Deir Ezzor dan menghancurkan dua kendaraan mereka yang dilengkapi dengan senapan mesin berat.

Baca Juga :  Ali Khamenei Sebut Bodoh Presiden Prancis Emmanuel Macron Terkait Penghinaan Nabi Muhammad

Sel Tidur Teroris FSA Kembali Bangkit di Daraa, Suriah

Tentara Arab Suriah dalam keadaan siaga tinggi setelah serangkaian serangan terkoordinasi yang diluncurkan oleh sel-sel tidur FSA dan sekutunya.

Suriah – Provinsi Daraa kembali menyaksikan gelombang kekerasan sejak awal tahun ini, di tengah mobilisasi Tentara Arab Suriah (SAA) ke beberapa wilayah di Selatan Suriah.

Menurut laporan terbaru dari provinsi Daraa, Tentara Arab Suriah dalam keadaan siaga tinggi setelah serangkaian serangan terkoordinasi yang diluncurkan oleh sel-sel tidur FSA dan sekutunya.

Peningkatan kekerasan di Daraa terjadi setelah seorang gubenur dibunuh oleh sekelompok penyerang, yang diyakini merekonsiliasi pemberontak dari Free Syirian Army, demikian laporan kantor berita SANA.

Baca juga: Radikalisme di Suriah Renggut Ulama Besar, Syekh Adnan Al-Afyouni

Kekerasan terbaru ini mendorong Angkatan Bersenjata Rusia terlibat di Suriah Selatan, di saat mereka berusaha merundingkan perjanjian damai antara pemberontak yang berdamai dan Tentara Arab Suriah.

Namun, semua upaya untuk meredakan ketegangan di Suriah Selatan telah gagal, di mana semua pihak menolak untuk tunduk pada tuntutan pihak lain.

Baca Juga :  Gus Yahya : Indonesia Tancapkan Jejak Peradaban di Eropa

Di antara tuntutan dari pemerintah Suriah adalah pengusiran para komandan FSA yang dituduh merencanakan serangan. Menurut laporan dari Daraa, pemerintah sedang berusaha untuk memindahkan para komandan ini ke provinsi Idlib, seperti pengaturan sebelumnya yang disepakati dengan militan FSA dan Hay’at Tahrir Al-Sham (HTS) pada musim panas 2018. (*)

Sumber: SANANews

Bagikan ini :