Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Serangan ISIS di Baghdad Tewaskan 11 Orang dan 8 Luka

Serangan ISIS di Baghdad Tewaskan 11 Orang dan 8 Luka

Page Visited: 1470
Read Time:1 Minute, 24 Second

Irak Terkini: ISIS Lancarkan Serangan di Baghdad, 11 Orang Tewas dan 8 Luka

BAGHDAD – Kelompok ISIS ternyata masih eksis di Irak. Kelompok militan tersebut melancarkan serangan di titik pemantauan di Barat Baghdad yang dioperasikan pasukan suku yang didanai pemerintah Irak, Minggu malam. Sumber keamanan dan petugas medis setempat melaporkan ada 11 orang terbunuh dan delapan terluka.

Para militan ISIS melemparkan granat dan mengujani tembakan ke pasukan suku Hashed yang ditempatkan di Al-Radwaniyah, di pinggiran selatan Ibu Kota Irak, dekat bandara Baghdad.

“ISIS menyerang menara pemantau, menewaskan lima anggota suku Hashed dan enam orang lokal yang datang untuk membantu mengusir serangan itu,” kata salah satu sumber keamanan Irak kepada AFP, Senin (9/11/2020).

Seorang petugas medis membenarkan 11 orang tewas dan delapan orang lainnya terluka. Para korban luka telah dipindahkan ke rumah sakit di Baghdad tengah.

Belum ada klaim yang bertanggung jawab langsung dari kelompok ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) yang saat ini telah berganti nama menjadi IS atau Islamic State.

Baca Juga :  Salat Jamaah di Hagia Sophia, 500 Orang Didiagnosa Terjangkit Covid-19

ISIS pernah mengusasi sepertiga wilayah Irak pada 2014, dengan merebut kota-kota besar di Utara dan Barat serta mencapai pinggiran ibu kota.

Setelah pertempuran sengit tiga tahun yang didukung oleh koalisi pimpinan Amerika Serikat, Irak menyatakan ISIS kalah pada akhir 2017.

Koalisi itu telah menarik pasukannya secara signifikan tahun ini, mengonsolidasikan sisa-sisa pasukannya ke tiga pangkalan utama di Baghdad, Ain al-Asad di barat dan Erbil di utara Irak.

Tetapi sel-sel tidur ISIS terus melancarkan serangan “hit and run” terhadap pasukan keamanan dan infrastruktur negara Irak, terutama di daerah gurun di mana pasukan berada dalam jumlah sedikit.

Namun, serangan dengan korban yang begitu tinggi dan sangat dekat dengan ibu kota jarang terjadi. (*)

Bagikan ini :