Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Sesama Negara Muslim, Militer Turki VS Militer Mesir di Ambang Perang di Libya

Sesama Negara Muslim, Militer Turki VS Militer Mesir di Ambang Perang di Libya

Page Visited: 2067
Read Time:2 Minute, 15 Second

Sesama Negara Muslim, Militer Turki VS Militer Mesir di Ambang Perang di Libya

KAIRO – Parlemen Mesir pada hari Senin 21/07/2020 memberi izin pengerahan pasukan menuju Libya. Langkah Parlemen ini dapat meningkatkan perang spiral di Libya setelah Presiden Abdel Fattah el-Sissi mengancam aksi militer terhadap pasukan yang didukung Turki di negara penghasil minyak itu.

Pengerahan pasukan itu juga akan menyeret Mesir dan Turki ke ambang peperangan, di mana kedua negara mendukung pihak yang saling berlawanan di Libya.

Presiden el-Sissi telah menyebut kota pantai strategis Sirte sebagai “garis merah” dan memperingatkan bahwa setiap serangan terhadap kota itu, yang berada di dekat terminal dan ladang ekspor minyak utama Libya, akan mendorong Mesir untuk campur tangan guna melindungi wilayah perbatasan baratnya.

Pasukan yang didukung Turki, yakni pasukan Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang diakui PBB dan berbasis di Tripoli telah dimobilisasi di tepi Sirte dan telah berjanji untuk merebut kembali kota di Mediterania itu, bersama dengan pangkalan udara Jufra, dari pasukan rival yang dikomandoi oleh Khalifa Haftar dan berbasis di Libya Timur.

Baca Juga :  Markas Strategis ISIS di Suriah Sulit Dilacak di Daerah Gurun Badiya

Baca juga : Ada 8 Partai Komunis Justru Berdiri di Negara Islam, Aneh Bukan?

Setelah sesi tertutup di Kairo, Parlemen atau Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Mesir, yang jumlah kursinya dikuasai para pendukung el-Sissi, menyetujui rencana untuk mengirim pasukan ke luar Mesir. Dalihnya, “untuk membela keamanan nasional Mesir di wilayah barat yang strategis melawan aksi milisi kriminal bersenjata dan teroris asing.”

Jumlah dan sifat penyebaran pasukan militer Mesir belum jelas. (Baca juga: Erdogan Tuding Aksi Mesir dan Uni Emirat Arab di Libya Ilegal)

Turki sendiri dilaporkan sudah mengerahkan pasukan ke Libya. Menurut laporan Pentagon atau Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) ada sekitar 3.800 petempur yang dikerahkan pemerintah Presiden Recep Tayyip Erdogan ke Libya.

Baca juga : Apa Sebabnya Hizbut Tahrir Dilarang di Timur-Tengah dan Indonesia ?

Baik Turki maupun Mesir sama-sama bersikeras membela kepentingannya di Libya sehingga potensi konflik kedua pihak bisa pecah setiap saat. Jika kedua negara ini terperosok ke dalam perang, berikut perbandingan kekuatan militer kedua negara yang dikutip dari Global Fire Power:

Baca Juga :  Pasukan Mesir Ngamuk, Belasan Teroris Takfiri Mati Mengenaskan

Indeks Kekuatan Militer Turki dan Militer Mesir

Ranking Kekuatan Militer
Mesir: Ranking 9 dari 138 negara
Turki: Ranking 11 dari 138 negara
Populasi
Mesir: 99.413.317 jiwa
Turki: 81.257.239 jiwa
Tentara Aktif
Mesir: 440.000 personel
Turki: 355.000
Tentara Cadangan
Mesir: 480.000 personel
Turki: 380.000 personel
Anggaran Pertahanan
Mesir: USD11.200.000.000
Turki: USD19.000.000.000
Daya Beli
Mesir: USD1.252.000.000.000
Turki: USD2.300.000.000.000

Kekuatan Udara

Total Pesawat
Mesir: 1.054 unit
Turki: 1.055 unit
Pesawat Tempur
Mesir: 215 unit
Turki: 206 unit
Pesawat Serangan Khusus (Dedicated Attack)
Mesir: 88 unit
Turki: 0 unit
Pesawat Angkut
Mesir: 59 unit
Turki: 80 unit
Pesawat Latih
Mesir: 387 unit
Turki: 276 unit
Pesawat Misi Khusus (Special-Mission)
Mesir: 11 unit
Turki: 18 unit
Helikopter
Mesir: 294 unit
Turki: 497 unit
Helikopter Serang
Mesir: 81 unit
Turki: 100 unit

Bagikan ini :