Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Rusia Akan Balas Setiap Serangan Roket dengan Hulu Ledak Nuklir

Setiap Serangan Roket Akan Dibalas Rusia dengan Nuklir

Page Visited: 1640
Read Time:1 Minute, 18 Second

Rusia Akan Balas Setiap Serangan Roket dengan Hulu Ledak Nuklir

MOSKOW – Rusia mengingatkan akan merespon setiap serangan roket apapun dengan hulu ledak nuklir. Hal itu ditegaskan Kementerian Pertahanan Rusia yang telah secara terbuka mengungkapkan untuk meluncurkan serangan nuklir.

“Setiap rudal yang menyerang akan diperlakukan sebagai rudal yang dilengkapi nuklir. Informasi tentang peluncuran rudal otomatis akan dikomunikasikan kepada pimpinan tertinggi negara, yang, tergantung pada situasinya, akan menentukan skala respons pasukan nuklir,” tulis Andrey Sterlin, anggota Staf Umum Rusia, dan Alexander Khryapin, seorang ilmuwan militer papan atas, di surat kabar Kementerian Pertahanan Red Star yang dinukil Russia Today, Sabtu (8/8/2020).

Baca juga : Hagia Sophia Baru Dibangun di Suriah dengan Bantuan Rusia

Keduanya menjelaskan bahwa sistem peringatan serangan rudal Rusia tidak dapat menentukan apakah rudal yang diluncurkan adalah nuklir atau non-nuklir. Oleh karena itu akan diperlakukan sebagai skenario terburuk. Terutama mengingat pendeknya waktu guna merespons serangan nuklir.

Baca Juga :  Rusia Sebut Tekanan AS ke Lebanon Akan Perkuat Hizbullah

Perjanjian pengurangan senjata nuklir START (Strategic Arms Reduction Treaty) yang baru antara Amerika Serikat (AS) dan Rusia akan berakhir pada 5 Februari 2021. Presiden AS Donald Trump tidak sudi untuk memperpanjang tanggal berakhir, karena menurutnya hal itu menguntungkan bagi Moskow.

Perlu diketahui, perjanjian nuklir START membatasi jumlah hulu ledak nuklir strategis yang dikerahkan, dan memungkinkan kedua negara untuk memantau satu sama lain, baik dari jarak jauh maupun di tempat.

Baca juga : Sumpah Setia Jinpinng-Putin, Rusia Bakal Hajar Amerika Jika Nekat Serang China

Sterlin dan Khryapin percaya bahwa berakhirnya perjanjian akan memungkinkan AS membangun persediaan senjata mereka tanpa batas dan sekali lagi meninggalkan planet ini tertatih-tatih di ambang bencana nuklir global. (qa/ummatina)

Bagikan ini :

Mungkin Luput dari Anda