Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

SIKAP PEMERINTAH AUSTRALIA TERHADAP KHILAFAH

SIKAP PEMERINTAH AUSTRALIA TERHADAP KHILAFAH

Page Visited: 1799
Read Time:2 Minute, 3 Second

PM Australia Julia Gillard Layak menjadi Ratu dunia. Apa yang dia katakan membutuhkan banyak keberanian dan kepercayaan diri. Semua negara di dunia harus memiliki pemimpin seperti dia.

Jejak Muslimah HTI di Balik Insiden Penghapusan Kata Khilafah di DPRD Kota Cirebon

Dia mengatakan:

Muslim yang menuntut hukum Syariah atau sistem Khilafah telah diminta untuk meninggalkan Australia karena Australia melihat Muslim fanatik sebagai teroris di mana setiap masjid akan digeledah dan kaum Muslim moderat akan bekerja sama dengan kami dalam proses ini.

Semua Muslim yang bermigrasi dari negara-negara lain yang sekarang berada di Australia harus mahir dan mengubah diri mereka sendiri sesuai negara kita dan tidak mengharapkan kita untuk berubah seperti mereka. Jika mereka tidak dapat melakukannya, mereka dipersilahkan meninggalkan Australia.

Banyak orang Australia khawatir bahwa kita mungkin menghina agama tertentu …. Tetapi saya meyakinkan orang-orang Australia bahwa apa pun yang dilakukan adalah untuk kemajuan Australia dan rakyatnya.

Kami berbicara bahasa Inggris di sini dan bukan bahasa Arab atau bahasa Urdu atau bahasa Islam lainnya, jadi jika Anda ingin tinggal di negara kami, Anda lebih baik belajar berbicara bahasa Inggris.

Di Australia kami percaya pada Yesus yang adalah Tuhan kami dan kami percaya pada Tuhan, karena itulah sebabnya Anda akan menemukan gambar-gambar dan buku-buku agama Tuhan di mana-mana, namun tidak akan menjadikan kami arogan dan tidak toleran terhadap agama lain.

Jika Anda keberatan dengan hal ini, Anda bebas untuk meninggalkan Australia dan pergi ke tempat lain di dunia.

Australia adalah negara kami dan ini adalah budaya kami.

Kami tidak mengikuti agama Anda, tetapi kami menghargai agama Anda yang jika Anda ingin mengumandangkan Azan atau membaca Qur’an dan menawarkan Namaz, jangan membuat polusi suara dengan menggunakan speaker dan membaca dengan keras.

Tolong jangan membaca Qur’an atau shalat di sekolah, kantor atau tempat-tempat umum kami. Anda dapat melakukannya di rumah Anda yang sunyi atau di Masjid yang tidak akan menyusahkan kami.

Jika Anda memiliki masalah dengan bendera nasional atau lagu kebangsaan kami atau agama kami atau gaya hidup kami, silakan tinggalkan Australia pada saat ini juga dan jangan pernah kembali lagi,

Demikian Perdana Menteri Australia Julia Gillard.

Baca Juga :  Ayat dan Wasiat Rasul dalam Berdakwah, Dai dan Ulama Harus Paham

Pesan dari Yaman : Jika Bendera Hitam Mulai Tersebar di Negara Kalian, Pertanda Awal Semua Kekacauan

Semoga pernyataan PM Australia itu bisa menginspirasi pemerintah Indonesia dan kita semua agar orang-orang, siapapun dia, yang sekarang bermukim di Indonesia bisa mengikuti falsafah hidup bangsa Indonesia, yaitu PANCASILA, yang memberi tempat kepada semua agama tanpa ada yang merasa mayoritas boleh memaksakan kepada yang lebih minoritas.

Bagikan ini :