Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Sugi Nur Beralasan Mau Urus Santri, Sugi Nur Tak Mau Ditahan

Sugi Nur Tak Mau Ditahan, Sugi Nur Beralasan Mau Urus Santri di Pesantren.

Sugi Nur Beralasan Mau Urus Santri, Sugi Nur Tak Mau Ditahan

Page Visited: 2679
Read Time:1 Minute, 27 Second

Sugi Nur Tak Mau Ditahan, Sugi Nur Beralasan Mau Urus Santri di Pesantren

Aparat Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri resmi menahan Sugi Nur Raharja alias Sugi Nur sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap Nahdlatul Ulama (NU) yang ditangkap di Malang, Sabtu (24/10/2020), dini hari.

Menaggapi penahanan Sugi Nur, Kuasa Hukum Sugi Nur di Jakarta, Chandra Purna Irawan mengatakan pihaknya telah menyiapkan materi untuk menjadi bahan pertimbangan pengajuan penahanan kliennya dalam kasus dugaan ujaran kebencian terhadap Nahdlatul Ulama (NU).

Chandra mengungkapkan, kliennya memiliki tanggung jawab mengurus para santri di pesantren. Sugi Nur juga telah bersikap kooperatif selama proses penyidikan hingga ke penahanan.

“Ustaz Sugi Nur memiliki santri-santri yang perlu untuk diperhatikan dari sisi pembinaan mengaji Al-Qur’an, nafkah dan operasional pesantren. Karena santri-santri dan operasional pesantren selama ini yang membiayai adalah ustaz Sugi Nur. Sugi Nur juga bersikap kooperatif,” kata Chandra seperti dikutip dari CNNIndonesia.com, Minggu (25/10).

Baca Juga :  Gatot Nurmantyo Kini: "Sah-sah Saja Kalau Saya Ingin Jadi Presiden"

Ia juga mengatakan, banyak pihak yang bersedia menjadi penjamin Sugi Nur ketika dibebaskan, mulai dari keluarga, alim ulama, dan tokoh masyarakat lainnya.

“Pihak keluarga dan para alim ulama serta tokoh-tokoh masyarakat bersedia untuk menjadi penjamin,” tuturnya.

Lebih lanjut, Chandra mengatakan belum ada rencana untuk mengajukan pra peradilan, tim kuasa hukum saat ini akan fokus pada upaya penangguhan penahanan Sugi Nur.

“Belum ada rencana [pra peradilan], kita lagi fokus ke penangguhan,” ucapnya.

Sugi Nur ditangkap di kediamannya, di Malang, pada Sabtu (24/10) dini hari. Ia ditetapkan sebagai tersangka ujaran kebencian dan penghinaan terhadap Nahdlatul Ulama (NU).

Penangkapan Sugi Nur bermula dari pelaporan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon, Azis Hakim pada 21 Oktober lalu. Sugi Nur diduga mengutarakan ujaran kebencian dalam acara di akun YouTube Refly Harun pada 18 Oktober. (*)

Bagikan ini :