Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Utadz Malim Mudo Mau Diangkut Massa, Lagi-lagi Terjadi Aksi Gaya ISIS

Utadz Malim Mudo Mau Diangkut Massa, Lagi-lagi Terjadi Aksi Gaya ISIS

Page Visited: 1256
Read Time:2 Minute, 1 Second

Tak Takut Digeruduk Massa Bergaya ISIS, Ustad Malimmodo di Deliserdang Beri Jawaban Menohok

Beredar video sekelompok orang berjubah dan rata berjenggot awut-awutan melakukan penggerudukan terhadap salah seorang ustaz viral di media sosial pada Rabu (2/12/2020). Sekelompok Massa itu mendatangi kediaman Ustaz Muzani Al Fadani atau ustadz Malim Mudo di Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara.

Dalam tayangan, kelompok massa yang terdiri dari orang tak dikenal ini bersitegang dengan warga setempat. Informasi diperoleh, kedatangan mereka diduga lantaran isi postingan di media sosial milik Ustaz Muzani Al Fadani dengan nama Instagram @malimmudo. Dalam statusnya dia menuliskan, ‘Pengikut dengan yg diikut ga jauh beda.. Sama2 tukang caci maki’.

Unggahan ini ditanggapi dengan kemarahan oleh sejumlah akun lain yang kemudian menanyakan tempat tinggalnya. Ustadz Muzani membalas dengan menuliskan alamat rumahnya. Percakapan di medsos inilah yang bisa jadi melatarbelakangi video viral sekelompok orang menggeruduk ustadz muda NU Sumut tersebut.

Baca Juga :  Mengenal Ketum MUI dan Ketua Dewan Pimpinan MUI Pusat

Perlu diketahui, ustadz Malim Mudo beberapa waktu lalu juga pernah diteriaki mau dipenggal kepalanya oleh orang-orang sejenis ini. Ketika itu Ustadz Malim Mudo sedang mempertanyakan sesuatu kepada Sugik Nur (Gus Nur) dalam acara yang digelar oleh kelompok pro-khilafah.

Nah, sekarang sekelompok Massa Pendukung Habib Rizieq tersebut dengan gaya ISIS berteriak takbir memaksa untuk membawa sang ustadz ke kantor polisi seperti dalam video yang beredar di akun @m.bahrunnajach.

“Saya paham hukum. Siapapapun gak bisa angkat saya ke Polsek. Saya bukan pencuri. Kalau mas-mas tidak suka dengan pernyataan saya, laporkan. Nanti polis yang datangi saya,” ujar ustadz Malim Mudo atau Ustaz Muzani Al Fadani dalam video yang viral tersebut.

Dalam video viral tersebut, tampak warga emosi dengan kedatangan sekelompok orang yang tampak arogan dan semena-mena mau mengangkut ustadz Malim Mudo.

“Kalian datang menyerbu kami ke desa. Ada izin ke kepala desa gak? Kami terkejut guru kami mau diangkat, jangan pakai cara barbar seperti ini,” kata seorang warga setempat.

Baca Juga :  Anarkisme Laskar Takfiri di Pasar Kliwon Solo, GP Ansor Jateng Desak Polisi Tangkap Para Perusuh

Kemudian warga lainnya coba memediasi agar kedua pihak tenang dan mengambil keputusan dengan kepala dingin.

“Tadi sudah disampaikan, kalau tidak berkenan Pak Ustaz siap dilaporkan ke polisi. Kita sesama Islam jangan ribut, gak malu kita,” ucapnya.

Mendengar pernyataan tersebut, perwakilan massa pendukung Habib Rizieq tersebut justru makin agresif dan beberapa kali meneriakan takbir. “Kami dipancing pak. Kalo gak dipancing kami tak ke sini,” kata mereka.

(O la la…. Jangan sampai ada yang komentar, “Kayak ikan aja mau dipancing? Ikan aja masih menghindar kalau tahu dipancing, iya nggak?”) (*)

Bagikan ini :