Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Walid Al-Muallem, Diplomat Pembela Suriah Hingga Nafas Terakhir

Walid Al-Muallem, Gigih Membela Suriah Hingga Nafas Terakhir

Page Visited: 1178
Read Time:1 Minute, 18 Second

Suriah – Diplomat legendaris Walid al-Muallem telah kembali kepada Tuhan. Rakyat Suriah berduka pada hari Senin (16/11/2020) mengucapkan selamat jalan kepada Ekspatriat Walid al-Muallem. Seorang diplomat yang dihormati, Wakil Perdana Menteri, Menteri Luar Negeri dan yang telah mengukir sejarah kerja politik internasional dan pengabdian patriotik dalam membela rakyat Suriah selama krisis melawan pemberontakan, radikalisme dan terorisme.

Selama beberapa hari terakhir, Walid al-Muallem adalah sosok yang bersikeras untuk berpartisipasi dalam konferensi internasional tentang kembalinya Pengungsi Suriah, dan menyerukan kepada pengungsi Suriah agar kembali ke tanah air mereka di Suriah.

Pada bulan Oktober, ia menyampaikan pesan melalui Utusan Khusus PBB untuk Suriah, Geir Pedersen, yang mengkritik peran negara-negara Barat yang menghalangi kembalinya pengungsi Suriah ke tanah air mereka dan mempolitisasi masalah pengungsi untuk mencapai agenda politik.

Sikap al-Muallem mendorong Uni Eropa untuk menjatuhkan sanksi kepadanya sejak 2011, kemudian sanksi AS sebagai akibat dari terungkapnya peran Barat dalam mendukung terorisme terhadap Suriah karena al-Moallem menolak membungkuk dalam mengkritik kebijakan Barat, dan menggambarkan pejabat Barat sebagai “paduan suara para pembohong”.

Baca Juga :  KHILAFAH TAHRIRIYAH YUSANTO-IYAH DALAM PANDANGAN EKS KETUA HTI

Saat menyampaikan pidato di sesi ke-75 Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, al-Muallem mengatakan bahwa “Caesar Act” telah menargetkan masyarakat Suriah dalam mata pencaharian dan kehidupan sehari-hari mereka.

Kepresidenan, Kabinet dan Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat berduka atas kematian Wakil Perdana Menteri, Menteri Luar Negeri dan Ekspatriat Walid al-Muallem yang meninggal pada Senin dini hari. Sosok yang telah mengabdikan dirinya untuk Suriah, diplomat yang gigih membela Suriah dari fitnah yang dilancarkan dunia Barat dan terorisme, hingga hembusan nafas terakhir. (*)

Bagikan ini :