Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Jangan Kaget! Manajer Tim Uji Klinis Sebut Merkuri Ada dalam Vaksin Covid-19

Waspada HOAX! Manajer Tim Uji Klinis Sebut Merkuri Ada dalam Vaksin Covid-19

Page Visited: 1877
Read Time:1 Minute, 3 Second

Jakarta – Akhir-akhir ini banyak berita di masyarakat yang menyatakan bahwa vaksin Covid-19 mengandung merkuri. Apakah benar demikian?

Bukan hanya merkuri, Covid-19 juga banyak dikabarkan mengandung boraks dan formalin.

Kabar vaksin Covid-19 yang mengandung boraks dan formalin tersebut tentunya meresahkan masyarakat yang mulai mendapatkan vaksin Covid-19 mulai Januari 2021.

Bahkan tak hanya sampai di situ, kabar yang beredar tersebut juga mengatakan bahwa selain mengandung bahan berbahaya, vaksin covid-19 dianggap merupakan ajang uji coba.

Otomatis hal tersebut membuat penilaian masyarakat dianggap sebagai kelinci percobaan, yang mana vaksin tersebut sebenarnya tidak untuk digunakan masyarakat secara luas.

Lantas apakah kabar tersebut benar adanya, ataukah hanya kabar bohong belaka?

Eddy Fadlyana selaku manajer lapangan tim riset uji klinis vaksin covid-19, Universitas Padjajaran -pun akhirnya angkat bicara untuk memberikan penjelasan.

Menurutnya, kabar terkait boraks dan formalin, juga tduhan ajang uji coba tersebut adalah sudah dipastikan merupakan hal yang salah alias Kabar hoax.

Baca Juga :  Habib Rizieq Sebut Najis Pulang ke Indonesia, Ternyata Berita Hoax

Sebagaimana dimuat dalam portalsurabaya.pikiran-rakyat.com dalam artikel “Vaksin Covid-19 Dipastikan Mengandung Merkuri”, Eddy membenarkan soal keberadaan mekuri dalam vaksin tersebut.

Namun, merkuri yang ada di dalam vaksin covid-19 tersebut merupakan merkuri yang ramah lingkungan dan tidak berbahaya bagi tubuh, karena tidak akan diserap.

Kandungan merkuri tersebut diperlukan untuk menjaga kualitas dari vaksin. (*)

Bagikan ini :