Ummatina

Ummat Islam Cinta NKRI

Zona Merah Covid-19 di 34 Daerah di Indonesia Berubah Zona Oranye

Zona Merah Covid-19 di 34 Daerah di Indonesia Berubah Zona Oranye

Page Visited: 1157
Read Time:1 Minute, 54 Second

Alhamdulillah, Ada 34 Daerah di Indonesia Keluar dari Zona Merah Covid-19 Menjadi Zona Oranye

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan bahwa dalam waktu satu pekan ini terjadi penurunan jumlah daerah berzona merah atau dengan risiko penularan tinggi. Penurunan ini salah satunya karena ada sejumlah daerah yang telah yang lulus dari zona merah.

“Kami ingin menyampaikan ada 34 kabupaten/kota dengan perubahan zona merah menjadi zona oranye. Kami perlu menghargai 34 kabupaten/kota ini karena telah mampu mengurangi risiko daerahnya menjadi lebih baik meskipun zonanya zona oranye,” ungkapnya saat konferensi pers di Kantor Presiden, Selasa (15/9/2020).

Berikut daftar 34 kab/kota yang berubah dari zona merah corona menjadi zona oranye:

  1. Aceh: Aceh Barat, Kota Banda Aceh
  2. Sumatera Utara: Kota Binjai, Kota Gunungsitoli
  3. Sumatera Barat: Agam, Kota Padang, Kota Padang Panjang, Kota Bukittinggi
  4. Riau: Pelalawan, Kuantan Singingi, Kota Dumai
  5. Sumatera Selatan: Lahat, Kota Lubuklinggau
  6. Kepulauan Riau: Kota Tanjungpinang
  7. DKI Jakarta: Jakarta Pusat
  8. Jawa Barat: Kota Bekasi
  9. Jawa Tengah: Kota Semarang
  10. Jawa Timur: Probolinggo, Sidoardjo
  11. Banten: Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang
  12. Bali: Jembrana, Tambanan
  13. Kalimantan Tengah: Barito Selatan
  14. Kalimantan Selatan: Barito Kuala, Hulu Sungai Utara, Balangan, Tanah Laut
  15. Kalimantan Timur: Kutai Kartanegara, Mahakam Ulu
  16. Sulawesi Utara: Kota Manado
  17. Sulawesi Selatan: Kota Makassar
  18. Papua Barat: Teluk Bintuni
Baca Juga :  Virus Corona di AS Makin Menggila, 40 Ribu Lebih Kasus Perhari

Wiku menyebutkan 34 daerah tersebut, “Harus didorong lagi menjadi zona kuning dan hijau,” ujarnya.

Namun begitu, sambung Wiku, ada 23 kabupaten/kota dengan zona risiko tinggi tanpa perubahan selama 3 minggu berturut-turut. Dia mengatakan bahwa ini merupakan alarm bagi semua pihak.

“Kami sampaikan ini karena ini menjadi alarm buat kita semua secara nasional maupun khususnya 23 kabupaten/kota ini. Karena jangan sampai berlarut-larut zona risiko tingginya ini karena akan membahayakan untuk keadaan keselamatan dari seluruh masyarakat yang ada di 23 kabupaten/kota ini,” katanya.

Dia mengungkapkan, 23 daerah itu yakni Aceh Besar, Bangli, Karangasem, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Bekasi, Kota Depok, Banyuwangi, Kota Malang, Kota Pasuruan, Pasuruan, Kotabaru, Kota Balikpapan, Kota Bontang, Kota Samarinda, Kota Batam, Kota Pekanbaru, Muara Enim, Deli Serdang, Kota Medan, Kota Sibolga, dan Mandailing Natal.

“Sekali lagi kami ingatkan agar 23 kabupaten/kota ini agar betul-betul dapat memperbaiki kondisinya dengan cara promosi kesehatan yang lebih baik agar penularan bisa ditekan dan kondisi risikonya bisa menurun bisa menjadi zona risiko sedang ataupun rendah,” pungkasnya.

Baca Juga :  Upaya NU Menangkal Radikalisme dengan Membangun Sinergi Sipil - Militer

Semoga semakin banyak daerah yang keluar dari daftar zona merah corona! (ummatina/okezone.com)

Bagikan ini :

Mungkin Luput dari Anda